13 Juli 2013 - 07:01
Rakyat Mesir Harus Tekankan Persatuan!

"Rakyat Mesir dengan kewaspadaan mereka harus berhati-hati menghadapi makar yang akan mengadu domba mereka."

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Mohammad Emami Kashani, khatib Shalat Jumat Tehran pada Jum'at (12/7) menekankan kewaspadaan rakyat Mesir dalam menghadapi makar musuh di negara mereka. 

Ayatullah Kashani mengatakan, "Rakyat Mesir dengan kewaspadaan mereka harus berhati-hati menghadapi makar yang akan mengadu domba mereka."

Ayatullah Kashani mengatakan, Mesir adalah salah satu negara berperadaban dan juga maju di bidang budaya, maarif dan ilmu Islam, industri, pertanian serta kesenian dan mengatakan, "Rakyat Mesir tumbuh bersama Islam dan sekarang, musuh menghadapkan rakyat Mesir dengan krisis." 

Khatib shalat Jumat Tehran juga menegaskan, "Dalam kondisi saat ini, rakyat Mesir harus lebih memprioritaskan persatuan di antara mereka karena apa yang terjadi sekarang ini adalah musibah besar.  

Di bagian lain khutbahnya, Ayatullah Kashani menyinggung keberhasilan pelaksanaan pilpres Iran 14 Juni 2013 lalu, dan mengatakan, "Partisipasi luas rakyat Iran dalam pemilu telah membuat masyarakat dunia terkejut, yang dengan itu dapat menjadi contoh bagi masyarakat dunia."

"Pemilu tersebut telah mencapai tujuannya, yaitu menjadi pesta rakyat. Pemilu berhasil membahagiakan semua rakyat. Rakyat berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya secara bebas dan tanpa tekanan dan mewujudkan epik politik sebagaimana yang ditekankan Rahbar." Lanjutnya.

Khatib yang juga anggota Majelis Khubregan Rahbari tersebut menambahkan dengan mengucapkan selamat kepada Hujjatul Islam Hasan Ruhani yang terpilih dalam pemilu sebagai Presiden Republik Islam Iran selanjutnya menggantikan Dr. Ahmadi Nejad yang akan mengakhiri masa jabatannya. "Hujjatul Islam Ruhani adalah sosok cendekiawan yang menselaraskan pendidikan Hauzawi dengan universitas dan seorang yang revolusioner. Beliau telah menunjukkan perkhidmatan yang luar bisa sejak sebelum revolusi sampai kemenangan revolusi dengan terlibat dalam pembuatan undang-undang dan urusan politik negara ini." Ungkapnya.

Di bagian lain khutbahnya, Ayatullah Emami Khasani mengucapkan selamat kepada seluruh kaum muslimin dengan datangnya bulan suci Ramadhan. Dengan menukil surah Ali Imran ayat 17, beliau mengatakan, "Pada ayat tersebut terdapat lima keutamaan yang dimiliki seseorang yang beriman. Yaitu sabar, jujur, tetap taat, menafkahkan hartanya kepada yang membutuhkan di jalan Allah dan memohon ampun di waktu sahur. Dari ayat tersebut jelas memperlihatkan adanya perbedaan yang tegas antara keutamaan memohon ampun di waktu sahur dengan diluar waktu sahur, yaitu lebih tinggi derajatnya. Karenanya datangnya Ramadhan ini adalah waktu yang sangat tepat dan merupakan peluang emas untuk meraih semua lima keutamaan yang dimiliki seorang mukmin tersebut."